Antoine Griezmann Akui Benci Cristiano Ronaldo, Ini Alasannya!

Bahkan penyerang internasional Prancis tersebut mengatakannya terus terang kepada CR7. Tentu bukan ucapan serius. Griezmann hanya bercanda, sekaligus meluapkan sedikit kekesalannya, karena tahun ini selalu digagalkan Ronaldo untuk merebut trofi, baik di Liga Champions maupun di Euro 2016.
Banyak yang berkata, tidak ada kebetulan hingga dua kali. Namun nyatanya itulah yang dirasakan Antoine Griezmann. Di final Liga Champion 2016, klubnya, Atletico Madrid menyerah kalah oleh Real Madrid via adu penalti. Kala itu, Cristiano Ronaldo yang menjadi penentu pertandingan dengan eksekusinya. Kemudian, bulan Juli lalu, Griezmann berhasil membawa Prancis ke final Piala Eropa.
Tidak sedikit yang menjagokan Prancis juara. Mereka pernah menjadi kampiun Piala Dunia 1998 kala digelar di kandang sendiri. Tapi kini, di hadapan Portugal yang memiliki lebih sedikit bintang, Les Bleus kalah 1-0 via perpanjangan waktu. Lagi-lagi, Griezmann bertemu dengan Cristiano Ronaldo, yang merupakan kapten Portugal. Meskipun Ronaldo hanya bermain sesaat karena cedera lutut, lagi-lagi sang bintang menggagalkan mimpi Griezmann.
Pasca kejadian itu, Cristiano Ronaldo punya cerita tersendiri soal Griezmann. Kepada France Football, bintang Real Madrid menuturkan, Ada hal lucu. Tidak lama setelah final (Euro 2016), saat sedang berlibur di Miami, saya bertemu Antoine Griezmann di sebuah restoran. Kala itu, ia sedang makan dengan tunangannya.
Dia datang ke meja saya dan berkata dengan senyum licik: Cristiano, Aku benci kamu!

Tentu saja Antoine Griezmann tidak benar-benar membenci Cristiano Ronaldo. Dalam berbagai kesempatan ia selalu menilai CR7 sangat tinggi. Menurut Griezmann, Ronaldo bersama Lionel Messi seperti memiliki meja tersendiri untuk makan malam, dibandingkan dengan para pemain terbaik dunia lainnya.
Cristiano Ronaldo tidak hanya punya kisah lucu soal Griezmann terkait final Euro 2016. Ia juga mengungkap, perbedaan Portugal dan Prancis di partai tersebut terjadi karena ketenangan yang lebih dimiliki Selecao. Sementara, Prancis cenderung lebih meremehkan sang lawan.
Katanya, Saya yakin ketenangan adalah kunci dari segalanya. Kami tahu Portugal memiliki keuntungan besar karena kami bukan favorit.
Ketika kami memulai pemanasan di lapangan, saya merasa Perancis tampak terlalu santai. Mereka banyak tersenyum. Anda berhak tersenyum sebelum pertandingan, tetapi mereka tampak terlalu riang. Mereka mengira, akan menang mudah. Setidaknya, kesan itulah yang kami tangkap.

amgicom-guatemala.org Bandar taruhan judi bola, poker, tangkas dan Slot Sumber: Sidomi