Pro Duta tak silau rekor Semen Padang

Sindonews.com – Pro Duta bertandang ke markas Semen Padang FC, Sabtu (16/2), dengan riwayat tidak pernah menang di dua pertemuan kedua tim sebelumnya. Bahkan, kedua laga tersebut berakhir bagi kekalahan tim berjuluk Kuda Pegasus. Pada leg pertama Piala Indonesia 2011/2012 di Stadion H. Agus Salim pada 10 Mei 2012, Padang, Kabau Sirah, julukan Semen Padang FC, unggul 2-0. Sedangkan di markas Pro Duta FC di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, 30 Mei 2012, tim besutan pelatih Roberto Bianchi kalah telak 0-3. Dua kali kalah dalam dua pertemuan sebelumnya tidak lantas membuat Suyatno dkk patah arang. Bahkan, Roberto Bianchi menyebutkan, skuad besutannya akan memberikan kejutan bagi tim besutan pelatih Jafri Sastra. Pro Duta yang menatap kompetisi Indonesian Premier League 2012/2013, telah menutup rapat-rapat catatan kekalahan itu. “Di sepak bola, pertandingan terakhir itu, ya, pertandingan terakhir. Itu tinggal sejarah. Pemain berganti, tahun berganti, musim berganti, semua berbeda. Dulu dan sekarang tentunya tidak sama,” ujar Bianchi usai memimpin latihan kemarin pagi. Banyak perbedaan yang menjadi alasan Beto, sapaan Bianchi, bahwa pertemuan sebelumnya tidak bisa dijadikan tolak ukur kekuatan Pro Duta saat ini. Skuad yang berbeda, misi yang berbeda serta persiapan yang berbeda, membuat timnya berbeda. Pro Duta yang akhirnya menjadi juara Grup I Divisi Utama PT LPIS, menjadikan Piala Indonesia hanya sebagai pertandingan untuk mematangkan pemain muda. Alasan itu pula yang membuat klub yang semula bermarkas di Bandung dan bernama Bandung Putra itu hanya mengandalkan mayoritas pelapis, apalagi beberapa punggawa utama juga cedera. “Pertandingan sebelumnya, Semen Padang main dengan semua pemainnya. Pro Duta FC tidak main dengan semua pemainnya. Untuk kami, pada saat ittu, fokus utama adalah liga, bukan copa (Piala Indonesia), situasinya tidak sama. Karena fokus kami sebagai juara di klub Divisi Utama. Sekarang, momentum baru, pemain baru, jadi kisahnya juga kisah yang baru,” bebernya. Kendati memuji Semen Padang dengan segala kelebihannya, terselip psy war pada kalimat Roberto Bianchi. Menurutnya, pihaknya diuntungkan dengan tekanan yang bakal diterima Semen Padang jelang laga tersebut. Menyandang titel juara IPL 2011/2012, Beto meyakini, tim calon lawan bakal tidak tenang. “Semen Padang tim bagus, juara musim lalu di level teratas. Punya keuangan bagus, punya pemain berpengalaman, oleh karenanya, kami diuntungkan karena semua tekanan untuk Padang. Pro duta itu tim muda di IPL, dengan pemain muda, kami tidak punya budget, klub kecil. Tapi Pro Duta berlatih sangat bagus. Pemain sangat termotivasi,” ungkapnya. Pro Duta di era kepemimpinan Bianchi memang telah menjelma menjadi tim yang punya kualitas. Di musim pertama eks pelatih klub liga primer Indonesia (LPI) itu mengarsiteki tim berlambang Kuda Pegasus, langsung promosi ke kasta teratas, setelah sebelumnya ditangani Danur Dara yang digantikan Welly Padengge hampir terdegradasi. “Kami pikir, pertandingan ini, kami akan membuat kejutan buat Semen Padang. Kami punya motivasi baik, pemain berlatih sangat baik, tiap hari,” pungkasnya ( aww ) dibaca 2.032x

Sumber: Sindonews