Proenca Siap Pimpin Laga Bayern Vs Chelsea

, Jakarta – Sorotan utama para penonton di sebuah pertandingan sepak bola tentu saja 22 pemain yang berlaga di atas lapangan. Tapi, bukan hanya para pemain yang menjadi pusat perhatian. Salah satu sosok yang juga menjadi perhatian adalah wasit. Jika menyaksikan pertandingan sepak bola terkadang penonton dibuat kesal sendiri bila wasit tak melihat kesalahan pemain. Apalagi penonton dari salah satu tim favorit yang berlaga tidak diberi perlindungan oleh wasit, seperti pelanggaran. Padahal tugas wasit adalah menjadi pengadil. Wasit kadang-kadang melakukan kesalahan. Apalagi menjadi pengadil lapangan dalam sebuah pertandingan final di ajang bergengsi. Tentunya kita masih ingat tentang kejadian final Piala Dunia 2010, ketika Howard Webb tak memberikan kartu merah ke Nigel de Jong setelah menjejakkan sepatunya ke dada Xabi Alonso. Wasit yang memimpin laga antara Bayern Muenchen dan Chelsea nanti adalah Pedro Proenca. Wasit asal Portugal itu ditunjuk UEFA untuk menjadi pengadil dalam laga final Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Minggu dini hari, 20 Mei 2012. Bagi Proenca, memimpin pertandingan final Liga Champions adalah pengalaman pertamanya. Pertandingan tertingginya adalah memimpin laga semifinal antara Manchester United dan Schalke 04 di Stadion Old Trafford musim lalu. Meski laga dini hari nanti akan menjadi pengalaman pertamanya, Proenca mengaku siap untuk menjalankan tugasnya. “Rutinitas saya selalu sama sebelum memimpin pertandingan. Melakukan pemanasan, persiapan mental, kemudian bersiap-siap untuk pertandingan itu sendiri,” kata Proenca. Pada final di Munich nanti, Proenca akan ditemani dua rekan senegaranya sebagai asisten wasit (hakim garis), yaitu Bertino Miranda dan Ricardo Santos. Sementara ofisial keempat adalah Carlos Velasco Carballo yang berasal dari Spanyol. “Kami telah melakukan persiapan yang sangat akurat,” ujar Proenca. “Kami tidak akan bimbang dalam situasi apa pun. Ini adalah kunci untuk sukses. Saya berharap penonton akan meninggalkan stadion dengan perasaan puas dan senang.” UEFA | ANTONIUS WISHNU

Sumber: Tempo.co