Gilas Malaga 6-2, Madrid Tunda Pesta Barcelona

, Jakarta – Real Madrid kembali memaksa Barcelona menunggu beberapa hari lagi sebelum bisa dipastikan menjadi juara La Liga setelah mencukur 6-2 Malaga, yang bermain dengan sembilan orang, pada pertandingan yang sangat terbuka di Santiago Bernabeu, Kamis dinihari, 9 Mei 2013. Dalam pertandingan itu, pelatih Madrid, Jose Mourinho, membuat “eksperimen”. Mourinho tak memasukkan Pepe dalam starting line-up, padahal Sergio Ramos sedang dibalut cedera. Mourinho bahkan tak memasukkan Pepe dalam daftar pemain cadangan, menyusul komentarnya agar Mourinho lebih menghormati kapten Iker Casillas. Ketidakhadiran Pepe membuat Raul Albiol masuk, namun pemain timnas Spanyol ini menyerukan kesatuan timnya. Untung saja “eksperimen” itu tak membuat Madrid tergelincir dan Barcelona menjadi juara La Liga. “Absennya Pepe dalam skuad adalah keputusan manajer,” kata Albiol kepada Canal Plus . “Yang harus kami lakukan adalah bekerja dan bersatu. Kami punya tiga pekan tersisa sampai akhir musim ini, dan kami perlu bekerja sampai itu berakhir.” “Kami ingin menang, tak lebih demi penggemar. Kami berutang kepada mereka. Kami bagus, saya kira pengusiran pemain (Malaga) itu menguntungkan kami. Namun bahwa kami memetik tiga poin, itu lebih penting lagi.” Albiol pula yang pertama memetik awal manis laga Madrid dinihari tadi setelah memanfaatkan tendangan sepak pojok dari Luka Modric. Ini adalah gol pertama dia selama empat tahun bergabung dengan Madrid. Gol ini hanya bertahan 13 menit setelah tendangan pojok Isco disundul Diego Lugano untuk diarahkan kepada Roque Santa Cruz, yang tak terjaga dan mengonversinya menjadi gol. Cristiano Ronaldo kemudian hampir membuat unggul kembali setelah menerima bola muntah dari Modric, namun tendangannya melenceng. Lalu satu tendangannya sukses dibendung kiper Malaga, Willy Caballero. Mantan pemain Manchester United ini lalu menembus pertahanan Malaga pada menit 21, namun ditarik Sergio Sanchez sampai jatuh. Dengan demikian, wasit tidak hanya menghadiahi penalti, tetapi juga mengganjar bek Malaga ini dengan kartu merah. Caballero sukses memblok tendangan penalti Madrid, namun Madrid bangkit empat menit kemudian. Pada menit ke-26, Xabi Alonso melepaskan umpan dari tendangan bebas kepada Ronaldo, yang berujung gol. Mesut Ozil kemudian menciptakan gol ketiga Madrid, menyusul serangan balik yang diawali umpan fantastis Ronaldo. Namun Malaga tak mau menyerah setelah Vitorino Artunes menciptakan gol indah yang memperdaya Diego Lopez, sehingga kedudukan menjadi 3-2. Menit normal babak pertama selesai. Namun, pada menit tambahan, Ronaldo merancang umpan yang membuat Karim Benzema bisa mencetak gol keempat Madrid. Memasuki babak kedua, tempo permainan melambat. Namun Modric sukses menciptakan gol kelima Madrid. Penderitaan Malaga berlanjut setelah Martin Demichelis menerima kartu kuning kedua, sehingga harus terusir dari lapangan ketika waktu tersisa 17 menit lagi. Akhirnya, pada satu menit di atas waktu normal 90 menit, Angel Di Maria menciptakan gol terakhir Madrid dari sudut sempit di luar area penalti. Sebelumnya, Atletico Madrid memastikan jatah Liga Champions musim depan jatuh ke tangannya, setelah menang 3-1 atas Celta Vigo. Diego Costa, Juanfran, dan Radamel Falcao menciptakan ketiga gol untuk klub asuhan Diego Simeone ini. Sedangkan Celta makin terkapar di zona degradasi. Berita Terpopuler Lainnya: 5 Kandidat Pengganti Alex Ferguson Beckham: Tak Ada Seperti Ferguson Lagi.. Catatan Prestasi Ferguson Selama di MU Ferguson: Terima Kasih Semua … Semua Bintang Chelsea Menginginkan Mourinho

Sumber: Tempo.co