Prancis Gagal Juara, Gignac: Portugal Membunuh Kami!

Metrotvnews.com, Paris: Striker Prancis, Andre-Pierre Gignac tidak bermain penuh ketika dikalahkan Portugal pada final Piala Eropa 2016, Senin 11 Juli dini hari WIB. Meski begitu, ia tetap merasa terpukul gagal mengantar Prancis menjadi juara. “Portugal membunuh kami pada perpanjangan waktu. Hal itu sangat mengerikan dan seperti sebuah mimpi buruk,” kata Gignac yang baru dipercaya turun pada menit ke-78 untuk menggantikan Olivier Giroud. Baca juga Highlights Liga Champions Eropa Bawa Portugal Juarai Piala Eropa, Ronaldo Dijadikan Nama Bandara Kilas Balik Piala Eropa 2016 Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Prancis dikalahkan Portugal dengan skor tipis, 0-1. Satu-satunya gol pada laga itu dilesakkan Eder. Striker Portugal yang baru dimainkan pada babak kedua. Gol Eder tercipta pada menit ke-109 lewat sebuah tendangan datar jarak jauh. “Saya pikir kami sudah sangat kuat ketika bermain selama 90 menit. Tapi, Itulah sepak bola. Ternyata Portugal memang sudah menunggu kami melakukan kesalahan,” jelas Gignac. “Kami harus tetap melihat sisi positif dari kegagalan ini. Kami harus segera bangkit karena masih ada gelaran kualifikasi Piala Dunia yang sudah menunggu,” tambahnya. Gignac juga menyesali peluang emas yang berhasil ia ciptakan pada menit ke-92. Saat itu, sepakannya membentur tiang gawang Portugal. Ia membantah jika faktor kekalahan tim Ayam Jantan disebabkan faktor stamina yang menurun. Seperti diketahui, Prancis melaju ke final usai menang susah payah atas Jerman pada semifinal. “Kami bermain di final. Tidak kata untuk lelah. Biarkan semuanya terjadi. Ini hanya perkara takdir. Kami sempat mendapat sejumlah peluang dan bahkan bola sempat membentur tiang pada menit ke-92. Tapi, pantulan bola malah melebar bukan mengarah kepada Griezi (Antonine Griezmann),” tutup striker yang membela salah satu klub Meksiko, Tigres UANL tersebut. (soccerway) (HIL)

Sumber: MetroTVNews