Kartu Merah Fernando Torres: Barca Harusnya Tak Butuh Dibantu Wasit

Sang penyerang sendiri, menyiratkan bahwa UEFA tidak becus dalam memilih wasit untuk laga sekelas 8 besar Liga Champions. Sementara Miguel Angel Gil Marin, CEO Atletico Madrid menyebut, harusnya Barca tidak butuh dibantu wasit.
Fernando Torres dalam sekejap berubah dari pahlawan jadi pesakitan dalam laga Barcelona vs Atletico Madrid. Ia mencetak gol di menit 25, tetapi lantas diusir wasit pada menit 36. Atletico yang awalnya unggul, akhirnya tumbang dari Barca dengan skor 2-1.
Kontroversi terus berputar seputar kartu merah El Nino. Wasit Felix Brych sejatinya sudah tepat menghadiahkan kartu tersebut, karena pelanggaran terakhir Torres sangat berbahaya, ditambah aksi mengagumkan Sergio Busquets dalam melebih-lebihkan sakit. Namun di sisi lain, tidak adanya kartu merah untuk Luis Suarez akibat insiden dengan Juanfran menimbulkan tanda tanya besar pula.
Torres pasca pertandingan menyebut, UEFA sangat perhatian dalam mengurus perubahan jersey, tetapi mereka lupa memilih wasit untuk laga sekelas perempat final Liga Champions. Saya pernah bermain di laga selevel ini sebelumnya, tetapi pendekatan wasit berbeda (tidak mudah mengeluarkan kartu, versi Torres.)
Yang dimaksud El Nino dengan perubahan jersey adalah, keputusan UEFA agar Barca memakai jersey kedua mereka, warna kuning senyera, agar tidak berbenturan warna, dengan seragam biru tua Atletico Madrid.
Sementara itu Miguel Angel Gil Marin, CEO Atletico Madrid menyebut, Barcelona tidak butuh bantuan wasit seperti ini. Hal seperti yang terjadi malam ini (kartu merah Torres) mengaburkan fakta bahwa kami bisa bertarung seimbang dengan Barca. Usaha keras yang dilakukan tim kami, tidak layak mendapatkan ganjaran (kartu merah) seperti ini.

amgicom-guatemala.org Bandar taruhan judi bola, poker, tangkas dan Slot Sumber: Sidomi