Neymar Dituntut Penjara Lima Tahun Soal Kasus Transfer ke Barcelona

dituntut oleh DIS perusahaan investasi asal Brazil untuk dihukum penjara lima tahun. Tuntutan ini disodorkan oleh DIS ke pengadilan Barcelona terkait kasus transfer sang bintang ke Barcelona tiga tahun lalu. Menurut DIS, Neymar dan sang ayah yang merupakan agen pribadinya, Neymar Sr., terbukti melakukan penipuan soal angka transfer. DIS mengklaim, harusnya mendapatkan kompensasi yang lebih banyak.
Hingga kini, transfer Neymar ke Barcelona adalah salah satu misteri yang paling sulit dipecahkan. Barca selalu menutup-nutupi kenyataan soal berapa uang yang mereka keluarkan untuk menarik sang pemain dari Santos. Awalnya, di era presiden Sandro Rosell, Barca mengklaim hanya mengeluarkan 57,1 juta Euro. Angka itu sempat dikoreksi di kisaran 80 juta Euro, tetapi kemudian diperbaiki lagi.
Menurut Wakil presiden Barcelona, Susana Monje pada musim panas lalu, justru pembelian Neymar cuma menghabiskan uang sebesar 19,3 juta Euro. Pasalnya, Barca mengeluarkan total 59,3 juta Euro, dengan catatan 40 juta Euro dari angka tersebut dimasukkan sebagai gaji sang pemain. Tentu saja hal ini membuat beberapa pihak tidak puas. Termasuk di antaranya DIS, perusahaan investasi yang merasa ditipu mentah-mentah oleh keluarga Neymar.

Menurut DIS, mestinya mereka mendapatkan persenan dari transfer Neymar. Permasalahannya, dengan perubahan angka transfer sang bintang, DIS tidak bisa memastikan berapa uang yang seharusnya mereka peroleh. DIS mengklaim, mereka dirugikan puluhan juta Euro terkait hal ini.
Oleh karenanya, dalam tuntutan, DIS meminta pengadilan untuk memenjarakan Neymar dan sang ayah selama lima tahun. Mereka berdua diyakini berperan dalam dugaan penipuan terhadap perusahaan investasi tersebut. DIS juga menuntut agar Sandro Rosell dan Josep Maria Bartomeu, dua presiden Barca yang terkait transfer Neymar, dibui selama delapan tahun. DIS juga mengklaim kompensasi finansial atas kerugian mereka sebesar 195 juta Euro; andai mereka memenangi kasus ini.

amgicom-guatemala.org data togel Sumber: Sidomi