Polda Sumut Ungkap Sindikat Perdagangan Kulit Satwa Dilindungi

Medan – Tiga anggota sindikat perdagangan kulit harimau dan trenggiling diringkus polisi Hotel Madani di Jalan Sisingamangaraja Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (14/10). Dalam penangkapan itu, polisi menyita satu lembar kulit harimau dan 3 kilogram (kg) kulit trenggiling, 20 kg tempurung kura-kura, 1 karung kulit ular piton dan alat vital rusa. Polisi pun masih melakukan pengembangan atas penangkapan tersebut. Menurut Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut, AKBP Maruli Siahaan, tersangka yang ditangkap itu adalah EM (37) berperan sebagai penjual, warga Jalan Puskesmas Gang Mawar Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Kemudian, S alias A (61) pembeli, warga Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun dan B alias A (35) warga Jalan Berlian Sari, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor. “Mereka ditangkap berawal dari adanya informasi penjualan organ tubuh hewan yang dilindungi. Berdasarkan informasi itu, anggota kemudian menyaru sebagai pembeli,” katanya. Kasubdit IV/Tipidter, AKBP Robin Simatupang mengungkapkan, harga kulit harimau tersebut hendak dijual dengan harga Rp 70 juta. Sedangkan kulit trenggiling seharga Rp 10 juta/Kg. “Mereka dijerat dengan Pasal 21 Ayat 2 huruf D Jo Pasal 40 Ayat 2 Undang-Undang (UU) RI No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1e KUHPidana,” sebutnya. Arnold H Sianturi/FER Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu