Wisata Kelautan Terkendala Keamanan, Turis Jadi Ragu Datang

Rimanews – Wisata kelautan di Indonesia kurang promosi sehingga banyak wisatawan yang belum mengetahui destinasi pariwisata kelautan di Tanah Air. Wisata kelautan adalah wisata minat khusus dan tidak semua orang dapat melakukannya sehingga promosinya harus lebih kuat daripada promosi untuk wisata umum. “Potensi wisata kelautan Indonesia yang besar belum diberdayakan secara optimal karena tidak banyak orang yang tahu lokasi destinasi pariwisata kelautan di seluruh Indonesia. Promosinya belum baik juga,” kata Ketua Umum Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Asnawi Bahar di Jakarta, Rabu (01/10). Baca Juga Jawaban Deddy Corbuzier soal kabar sulam alis Ibu tiri Teuku Rassya dipuji pamer paha mulus saat liburan Petinggi negara sahabat terpikat Lawang Sewu Menurut Asnawi, selain promosi, wisata kelautan Indonesia juga masih terkendala masalah keamanan yang belum bagus sehingga wisatawan ragu untuk mencoba. “Tingkat keamanan wisata kelautan harus tinggi agar wisatawan yakin untuk melakukannya, tapi di Indonesia agaknya itu masih kurang,” kata Asnawi. Meski belum optimal, wisata kelautan seperti menyelam kini menunjukkan perkembangan yang signifikan terlihat dari beberapa objek yang mulai dikenal hingga mancanegara, seperti Raja Ampat dan Wakatobi. Kini paket-paket wisata kelautan, juga sudah mulai bermunculan untuk memenuhi permintaan yang bertambah. Asnawi berharap dengan berkembangnya peminat wisata kelautan maka pemerintah serius menggarap infrastruktur menuju destinasi-destinasi wisata kelautan untuk memudahkan wisatawan mengakses lokasi sehingga wisata ini lebih optimal. “Kalau promosi sudah jalan, wisatawan juga mulai tahu, infrastruktur mencapai suatu destinasi juga harus baik,” kata Asnawi. Sebelumnya, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mengatakan, potensi wisata kelautan Indonesia yang besar masih belum optimal. Untuk itulah Sapta meminta mental pemangku kepentingan wisata menuju mental kelautan. Sapta mengingatkan, Indonesia memiliki ribuan pulau dan bila setiap pulau bisa menghasilkan ribuan dolar AS per tahun maka dapat menghasilkan hingga jutaan dolar per tahun. “Industri wisata bahari sangat prospektif bagi kita dan peluangnya sangat besar,” pungkas Sapta. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Wisata Laut , Kurang Promosi , travel , gayahidup

Sumber: RimaNews