Zinedine Zidane Pelatih Hebat? Tunggu Sampai Musim Depan!

Namun, menurut Clarence Seedorf, eks bintang Los Blancos, penentuan Zidane hebat atau buruk, harus menunggu sampai musim depan, kala menangani Madrid semusim penuh.
Musim ini, Real Madrid nyaris berantakan luar biasa. Saat dilatih oleh Rafael Benitez, tim ini limbung, bahkan sempat dibantai oleh Barcelona 0-4 di Santiago Bernabeu. Namun begitu Zidane masuk, angin perubahan terlihat. Madrid bukan cuma finish satu poin di bawah Barcelona di liga domestik, tetapi juga bisa meraih gelar Undecima.
Perubahan cepat yang terjadi di era Zidane inilah yang membuat banyak orang memujinya; membanding-bandingkan Zizou dengan Pep Guardiola. Namun menurut Clarence Seedorf, penilaian semacam ini terkesan terburu-buru. Zizou toh memakai tim yang bukan pilihannya sepenuhnya. Selain itu Zidane juga datang ketika musim sudah berjalan bagi Madrid.
Seedorf menuturkan, Sukses tidak hanya didasarkan pada hasil (pertandingan) semata. Bagi saya, sukses adalah yang akan dilakukan Zidane mulai tahun depan. Saya tidak akan menghakimi kemampuannya melatih hanya dari hasil selama lima bulan ini.
Memang luar biasa, Zidane bisa meraih final (Liga Champions) dan mengembangkan Real Madrid (bangkit) dari situasi sebelumnya. Tapi saya tidak mengukur pelatih dari hanya hasilnya semata. Semoga tahun depan, ia punya peluang untuk memulai musim sejak awal, dan barulah kita bisa melihat sentuhan tangan Zidane (atas Madrid).
Saat ini, ada dua isu yang bergulir. Pertama, Zinedine Zidane akan dipertahankan hingga musim depan. Namun ada isu yang bertolak belakang. Jika Zizou gagal di final Liga Champions, Florentino Perez siap mengontak Unai Emery, pelatih Sevilla.

amgicom-guatemala.org data togel Sumber: Sidomi